Siloam Hospitals – Tips Membersihkan Gigi Dan Gusi Bayi

Siloam Hospitals - Dokter Spesialis Anak

Siloam Hospitals – Gigi bayi atau gigi susu berfungsi untuk membantu bayi belajar berbicara dan mengunyah. Kesehatan mulut yang tidak dijaga beresiko menyebabkan gingivitis atau infeksi gusi.

Yang mana dapat menyebabkan timbulnya jarak antar gigi permanen nantinya. Karena gigi susu tersebut nantinya akan digantikan oleh gigi permanen.

Dokter spesialis anak menjelaskan, umumnya gigi bayi akan tumbuh antara usia 4 hingga 7 bulan, dimulai dengan 2 gigi depan. Namun, menjaga kesehatan mulut sebenarnya perlu dimulai dengan membersihkan mulut bayi ketika ia belum tumbuh gigi.

Berikut ini, dokter spesialis anak menjelaskan mengenai panduan membersihkan gigi dan gusi bayi untuk Anda. Yakni :

  • Bersihkan Gusi Dan Gigi Dengan Kain Lembut

Usap gusi setiap kali bayi selesai makan dengan menggunakan kain basah yang lembut dan         bersih. Anda juga bisa menggunakan kain kassa yang dililitkan pada jari.

Lakukanlah setidaknya 2 kali sehari setelah bayi tumbuh gigi, juga dapat dilakukan sebelum tidur. Tujuannya adalah untuk membersihkan bakteri dari mulut bayi yang dapat menyebabkan plak serta penyakit pada gigi juga gusi.

  • Gunakan Sikat Gigi Yang Tepat

Jika gigi si kecil sudah mulai banyak, maka ganti penggunaan kain basah dengan sikat gigi. Namun, pilihlah sikat gigi bayi dengan sikat yang lembut, kepala kecil dan pegangan yang besar sehingga mudah digengam.

Dokter spesialis anak mengatakan, Anda dapat menyikati gigi si kecil hingga ia mampu menyikat gigi sendiri. Cukup gunakan sikat gigi yang dibasahi dengan air besrih hingga ia berusia 3 tahun.

Setelah itu, batu perkenalkan penggunaan pasta gigi.

  • Hindari Menidurkan Bayi Dengan Botol Susu

Banyak orang tua yang memberikan botol susu yntuk membantu si kecil tidur dan membiarkannya di mulut bayi selama tidur, karena takut membangunkannya.

Namun, dot yang masih berada di mulut saat tidur lebih beresiko menyebabkan gigi berlubang serta dapat memicu pertumbuhan bakteri di dalam mulut. Tak hanya itu, lama kelamaan pun bayi akan berganting pada botol untuk kenyamanan.

  • Cermati Kondisi Gigi Bayi

Lihat apakah ada lubang pada gigi bayu, waspadai perubahan warna giginya, baik ditandai dengan titik putih, kecokelatan maupun kehitaman.

Dokter spesialis anak menghimbau, hindari memberikan pengobatan sendiri pada bayi dan lebih disarankan untuk berkonsultasi ke dokter gigi guna mendapatkan penanganan yang sesuai.

Tak hanya menentukan kesehatan mulut, namun kesehatan gigi juga turut menentukan perkembangan rahang bayi. Maka sebaiknya, periksakan kesehatan gigi anak ke dokter gigi sejak dini

Manfaatkan kesempatan ini untuk berkonsultasi seputa kesehatan mulut, seperti mengenai kebiasaan mengisap jempol. Juga periksakan kesehatan buah hati Anda ke dokter spesialis anak jika mereka mengalami demam, muntah atau gejala lainnya setelah menggigit benda-benda tertentu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s